Komunitas Pengusaha Muda Terbaik di Jakarta

pengusaha muda

Menjadi seorang pengusaha muda memang cukup menakutkan, apalagi Kamu akan dihadapkan dengan berbagai rintangan. Akan tetapi, rintangan tersebut akan menantang diri dan membawa kamu untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

Kamu tidak sendirian, banyak pengusaha lain yang juga bernasib sama. Jika baru memulai atau berada di tengah perjalanan wirausaha baru, maka beberapa hal penting yang dibutuhkan adalah koneksi dan pengalaman.

Komunitas menjadi solusi paling tepat karena bisa membantu membangun jaringan, mendapatkan saran, serta peluang para ahli agar bisa bergerak maju. Para pebisnis bahkan bersama-sama membangun dan memajukan dunia wirausaha Indonesia.

Namun, tidak semua komunitas akan membawa pengusaha muda ke lebih baik. Bisa saja membuat seseorang menjadi bangkrut karena berbeda tujuan. Bukan menjadi wadah bertukar pendapat, tapi bersaing satu sama lain.

Sebab itu, sebagai pebisnis harus pandai memfilter pertemanan dan komunitas agar tidak menjadi boomerang terhadap bisnisnya sendiri. Dengan pemilihan koneksi yang tepat membuat bisnis berkembang tanpa perlu memakan waktu lama.

Pelajaran Bisnis Bagi Pebisnis yang Baru Memulai Karirnya

mentor bisnis expert dalam manajemen usaha

Bisnis saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang, terutama anak muda. Keinginan untuk hidup mandiri biasanya muncul ketika seseorang pergi merantau demi menimba ilmu di bangku sekolah maupun perkuliahan.

Banyak orang meragukan bahwa anak-anak mampu hidup mandiri dan memulai bisnisnya di usia tersebut. Tapi, sudah banyak contoh yang bisa dilihat bahwa banyak anak remaja-dewasa sukses dan menjadi pengusaha muda.

Namun, untuk mencapai gelar pebisnis muda, Kamu perlu menelan beberapa pelajaran agar perjalanan bisnis semakin baik. Salah satunya adalah mendengarkan nasihat orang lain meskipun Kamu tidak menyukainya.

Awal perjalanan, semua akan terasa pahit, cacian, ungkapan remeh, dan sebagainya harus di telan setiap harinya. Perlu diingat, mendengarkan nasihat memang penting, tapi jangan biarkan orang lain mengatur hidup Kamu.

Sebagai anak muda, Kamu pasti suka melakukan berbagai hal dalam satu waktu, seperti kuliah, bekerja, healing, bisnis, dan lainnya. Sifat energik tersebut kadang membuat sulit mengatur waktu dan juga kehidupan.

Sebagai pengusaha muda, Kamu perlu menanamkan dalam diri bahwa berbisnis bukan hanya untuk menghasilkan uang di satu hari saja. Jadi, nikmati rasa lelah, bosan, serta emosi kurang terkontrol yang hadir.

Perlu diingat bahwa membangun serta menetapkan kepercayaan merupakan hal sulit, tapi harus tetap dilakukan. Integritas jadi modal penting dalam bisnis, baik saat mengembangkannya, dan mempertahankan bisnisnya.

Dengan memilih menjadi seorang pengusaha, Kamu tentu sudah siap untuk jadi pemimpin. Hal ini dikarenakan, dalam membangun usaha Kamu akan mendapatkan karyawan sehingga mampu mendukung bisnis ke arah lebih baik.

Cara Sederhana untuk Menjadi Pebisnis di Usia Muda

konsultasi bisnis terbaik untuk entrepreneur

Seperti kisah Bill Gates, Mark Zuckerberg, Sergey Brin, dan Larry Page yang mengawali karirnya saat masih menjadi mahasiswa. Itu merupakan bukti bahwa berbisnis saat masih muda bisa dilakukan, berikut caranya.

1. Mengenali Diri Sendiri Terlebih Dahulu

Mengenal diri sendiri menjadi hal yang harus dikuasai oleh pengusaha muda. Kamu harus mengenali keterampilan, pengetahuan, serta mengetahui tujuan dari bisnis yang dijalani tersebut agar bisa mempersiapkan diri saat memulainya.

2. Menuliskan Daftar Ide Bisnis

Ide biasanya akan muncul saat seseorang melihat keadaan di lapangan secara langsung. Perlu diingat bahwa ide yang baik dan berhasil merupakan solusi untuk setiap kebutuhan masyarakat.

3. Melakukan Riset Pasar

Riset pasar bisa dilakukan menggunakan mesin pencarian di Google atau media cetak. Untuk riset secara langsung, Kamu bisa menghadiri pameran atau pasar untuk melihat bagaimana potensi dari ide bisnisnya.

4. Buat Rencana Matang pada Bisnisnya

Rencana yang sukses akan memperjelas jalan bisnis, termasuk menentukan tujuan dalam jangka panjang. Beberapa rencana mencakup konsep bisnis, pasar, pesaing, sales dan marketing, tim, keuangan, risiko.

5. Mencari Mentor

Untuk menjadi seorang pengusaha muda sukses, mentor sangat dibutuhkan terutama membantu menurunkan ego. Bukan hanya itu, mentor juga berperan untuk membantu bagaimana bisnis berjalan, apakah berpotensi atau tidak.

6. Memulai Bisnis Sedari Sekarang

Memulai bisnis dengan segera mungkin, baik melalui online maupun offline dan mulai dapatkan pelanggan. Karena jika sesuatu sudah di susun secara matang, tapi tidak dijalankan semuanya akan percuma.

Keuntungan Memulai Bisnis di Usia Muda

platform komunitas bisnis terpercaya di jakarta

Sebagian besar masyarakat Indonesia, masih belum berpikir bahwa bisnis merupakan hal yang menguntungkan. Kebanyakan hanya melihat dari sisi sulitnya memulai, dan risiko yang harus ditanggung saat menghadapi kerugian.

Padahal, ada berbagai keuntungan yang bisa didapatkan saat menjadi seorang pengusaha muda. Salah satunya adalah memiliki jaringan yang luas karena saat menjadi pengusaha, kamu akan bertemu dengan orang-orang baru.

Usia muda identik dengan jaringan pertemanan, untuk mendapatkan teman-teman berkualitas, bisa didapatkan melalui berbisnis. Di usia tersebut, Kamu akan mudah membangun relasi yang baik dengan orang-orang baru.

Di usia tersebut, seorang pengusaha bisa mendapat banyak kesempatan belajar dari kegagalan yang dialaminya. Berbeda saat memulainya di usia tua, Kamu harus benar-benar sudah menjadi pengusaha sukses pada waktu itu.

Anak-anak muda juga memiliki pikiran yang masih segar dan jernih. Dengan pikiran tersebut, pengusaha muda bisa mendapatkan ide cemerlang sehingga mampu menjalankan strategi bisnis untuk mengembangkan usahanya.

Memulai bisnis sedari dini juga membuat kebutuhan finansial terpenuhi, apalagi di usia tersebut Kamu belum memiliki banyak tanggungan. Belum memiliki beban finansial yang banyak, hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri saja.

Berbisnis di usia muda membuat kamu memiliki penghasilan yang bisa ditabung dan diinvestasikan untuk hari tua. Dengan begitu, hari tua bisa lebih terjamin dan takut untuk menghadapi masa depan.

Bergabung ke Komunitas Pengusaha Muda Agar Semakin Sukses

The entrepreneurs Society

Sebagai pengusaha, kamu perlu bertukar pikiran dengan orang lain agar bisnis semakin berkembang. Apalagi jika kamu benar-benar memulainya sendiri dan dari nol, tentu membutuhkan banyak dukungan dari orang lain.

Dengan bergabung ke komunitas, seseorang akan mendapatkan semua hal yang dibutuhkan. Misalnya saja seperti teman bertukar pikiran, meningkatkan brand awareness, mentor berbisnis, membangun kerja sama, bahkan juga tempat riset pasar.

Bergabung dengan komunitas membuat kamu bisa mendapatkan pengalaman dari pebisnis terdahulu. Termasuk bagaimana para pengusaha tersebut survive untuk keluar dari segala halangan dan masalah yang dihadapi.

Gabung bersama kami di TES atau The Entrepreneurs Society yang merupakan komunitas bagi pengusaha muda untuk mengembangkan usaha, dan berkarya. Komunitas kami terdiri dari pemuda dengan latar belakang berbeda.

Kami memiliki program ELITES dan Klinik Bisnis untuk bantu para pengusaha-pengusaha muda dalam mengembangkan bisnisnya. Kami juga melayani konsultasi bisnis dan membantu Kamu untuk menambah wawasan industri yang bersifat praktis.

Untuk bergabung program ELITES atau member tahunan TES, Kamu hanya perlu membayar sekitar 1 juta hingga 3 juta rupiah saja. Dengan harga tersebut, Kamu bisa mendapatkan berbagai hal bermanfaat, termasuk melakukan konsultasi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana caranya menjadi pengusaha, atau bergabung dengan kami di ELITES, bisa hubungi WA TESSA: 0813-8963-0543. Bergabunglah dengan komunitas pengusaha muda dengan klik tombol dibawah ini.

Baca juga : Pelatihan Entrepreneurship untuk Pengusaha Pemula

TENTANG FOUNDER

Klemens B. Raharja

Klemens Rahardja is an avid start-up investor and an advocate of entrepreneurship. He has helped more than hundreds of new businesses to start and flourish, locally and internationally in their seed and startup stage as a direct investor and/or mentor and advisor. These include profit and not-for-profit organizations, privately owned businesses, and government bodies, be it from his expertise in building extensive networks, business development, or direct angel investing and venture capital.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ask Us