Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk Retirement Plan?

retirement plan

Kamu pasti pernah mendengar istilah retirement plan. Istilah ini memiliki arti perencanaan pensiun yang setidaknya harus diketahui oleh semua orang mendekati usia tua. Setiap orang pasti akan mengalami masa pensiun karena usia yang sudah tidak lagi mendukung untuk kerja.

Tidak hanya saat bekerja di bawah pemerintahan, pensiun juga terjadi pada orang – orang yang bekerja di perusahaan swasta atau bahkan yang memiliki usaha sendiri. Ketika masa ini sudah datang, artinya orang tersebut tidak bisa bekerja lagi dan sebaiknya melakukan hal lain di rumah.

Biasanya masa tidak boleh bekerja lagi sudah ditentukan sejak awal usaha didirikan. Namun kebijakannya masih berbeda – beda antara 1 perusahaan dengan lainnya. Ada perusahaan yang menerapkan kebijakan pensiun pada usia 65 tahun, namun ada juga yang kebijakan 60 tahun.

Tetapi berapapun batas usia bekerja yang ditetapkan oleh setiap perusahaan, kamu harus memikirkan apa saja yang perlu disiapkan untuk retirement plan. Jangan sampai kamu menjalani masa tua tanpa pemasukan sama sekali akibat tidak ada pekerjaan yang dilakukan.

Jika bekerja di perusahaan milik Negara, mungkin kamu masih mendapat keuntungan berupa dana pensiun. Namun ternyata tidak semua perusahaan menyediakannya, jika memang disediakan terkadang jumlahnya tidak terlalu cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Itu sebabnya, kamu perlu merencanakan pemasukan masa tua sebaik mungkin. Jika kamu tidak tahu hal apa saja yang perlu disiapkan merencanakan masa tua dengan pemasukan stabil, coba perhatikan beberapa hal yang perlu disiapkan ini.

Hal yang Harus Disiapkan untuk Retirement Plan

Manfaat dana pensiun

Semua orang pasti mengharapkan kehidupan sejahtera, tidak hanya saat masih muda namun juga saat sudah tua. Itu sebabnya orang – orang bekerja keras untuk mendapatkan uang untuk kehidupan sehari – hari sekaligus mempersiapkan uang untuk kesejahteraan masa tua.

Namun terkadang sebelum kamu menyadarinya, uang atau segala pendapatan sebelumnya sudah banyak yang habis untuk kehidupan sehari – hari. Terutama jika memang kebutuhannya sangat banyak seperti kebutuhan anak sekolah, membangun rumah dan lain sebagainya.

Itulah mengapa kamu harus memahami apa saja yang diperlukan untuk mempersiapkan retirement plan. Pengetahuan soal ini masih jarang sekali dipahami oleh kebanyakan orang, sehingga mereka mengalami masa sulit di kehidupannya setelah mulai berhenti kerja.

Hal ini tidak boleh terjadi pada kamu. Terutama jika di masa tua nanti, kamu masih ingin membentuk usaha mandiri atau hal lainnya yang dapat diwariskan kepada anak dan cucu. Sehingga nantinya kamu tidak hanya bergantung pada dana pensiun saja jika mendapatkannya.

Mempersiapkan retirement plan harus dilakukan sejak masa awal bekerja. Sebagai orang yang penuh dengan perencanaan masa depan, kamu harus memikirkan hal ini jauh – jauh hari. Jika kamu tidak tahu apa saja yang perlu disiapkan, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Menabung secara rutin

Untuk mempersiapkan kehidupan masa tua yang nyaman, memang kamu perlu melakukan beberapa hal penting saat bekerja, yaitu menabung. Saat bekerja di sebuah perusahaan, kamu harus memahami apakah nantinya akan mendapat dana pensiun atau tidak di usia tertentu.

Jika akan mendapatkannya, kamu harus tetap mempersiapkan tabungan sebagai bagian dari retirement plan atau rencana pensiunan. Apalagi jika ternyata tidak mendapat dana pensiunan, tabungan harus tetap ada untuk menunjang kehidupan saat sudah tidak bekerja lagi.

Menabung juga harus dilakukan secara rutin, kecuali jika terdapat hal – hal darurat yang dapat menghalangi kamu untuk menabung. Bahkan jika perlu, kegiatan menabung ini harus dilakukan sejak dini, yaitu saat mendapatkan gaji kedua atau ketiga, serta di masa gajian seterusnya.

Caranya adalah dengan menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung. Namun pastikan dana yang dipakai untuk menabung tidak mengurangi jatah untuk keperluan hidup sehari – hari. Sehingga pahami dulu berapa jumlah pokok yang dibutuhkan untuk hidup sehari – hari.

2. Belajar cara berwirausaha

Untuk mempersiapkan retirement plan, kamu juga perlu belajar bagaimana cara berwirausaha. Sempatkan waktu di sela – sela kesibukan untuk mempelajari hal ini agar kamu bisa berwirausaha atau memiliki usaha sendiri. Hal ini dapat mudah dipelajari melalui internet.

Namun selain belajar melalui internet, kamu juga harus belajar lebih dalam lagi mengenai cara usaha atau berwirausaha melalui komunitas bisnis. Mengadakan bisnis tentu tidak mudah serta ada banyak hal yang harus disiapkan, sehingga kamu harus belajar lebih baik mengenai hal ini.

Mempersiapkan retirement plan membutuhkan usaha sejak dini. Itu sebabnya jangan belajar mengenai cara membangun usaha atau bergabung dengan komunitas bisnis di masa tua. Sebaiknya lakukan hal ini sejak muda untuk mendapat ilmu dan memperluas relasi dalam bisnis.

Bergabung di komunitas bisnis bisa dilakukan dengan mudah, namun tidak mudah menemukan komunitas bisnis terbaik. Kamu harus berusaha menemukan komunitas terbaik dengan relasi yang sangat luas dan cara berbisnis paling ampuh agar nantinya bisnis kamu juga mudah sukses.

Pastikan komunitas bisnis yang akan diikuti memiliki semual hal yang dibutuhkan. Misalnya seperti ilmu tentang bagaimana cara membangun usaha, adanya konsultasi mengenai bisnis, serta banyak relasi dengan orang – orang yang sudah membangun bisnis sebelumnya.

Setelah banyak belajar mengenai cara membangun usaha atau bisnis untuk retirement plan, kamu harus muali menjalankannya dengan membangun usaha sendiri sejak dini. Dari komunitas bisnis terbaik yang sudah diikuti sebelumnya, manfaatkan ilmu dan relasinya.

3. Membentuk passive income

Setelah memahami apa saja yang diperlukan untuk mulai berbisnis, cobalah membangunnya kecil – kecilan menggunakan modal dari hasil kerja. Mempersiapkan rencana masa tuaharus dengan memiliki passive income atau pendapatan yang mudah mengalir tanpa banyak usaha.

Bahkan jika perlu, miliki passive income sejak masih muda. Namun jika masih belum bisa, kamu harus mencoba membangunnya dulu. Gunakan ilmu dan relasi yang sudah dimiliki untuk membangun atau membentuk passive income sendiri, bisa berupa usaha jasa atau barang.

Memulai usaha memang harus dari hal kecil, namun jika usahanya sudah besar nantinya pasti kamu akan menuai hasil berupa pendapatan yang akan terus mengalir. Sehingga saat sudah tua nanti, tidak perlu lagi melakukan pekerjaan berat untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Saat sudah tua, tugas manusia hanya mempersiapkan hal yang berhubungan dengan kualitas iman. Bekerja tidak lagi menjadi urusan penting, namun kehidupan masih terus berjalan. Sehingga mempersiapkan retirement plan tetap harus dilakukan dengan memiliki passive income.

4. Mengembangkan usaha lebih dari 1

Memiliki passive income sendiri memang harus dilakukan, hal ini bisa dimulai dengan membentuk usaha atau bisnis sendiri yang dapat memberikan penghasilan cukup setelah berhenti bekerja. Namun hal ini tidak mudah dicapai jika hanya memiliki 1 jenis usaha.

Untuk mempersiapkan retirement plan, kamu harus berpikir bagaimana cara mengembangkan usahanya menjadi lebih dari 1. Memiliki banyak perusahaan akan membuat kemungkinan memiliki passive income sendiri menjadi lebih besar, bahkan jumlahnya akan lebih banyak.

Memiliki perusahaan atau bisnis lebih dari 1 juga memungkinkan kamu dapat memberi warisan baik kepada anak dan cucu. Sehingga di masa tua nanti hanya perlu duduk manis melakukan segala kegiatan yang diinginkan, namun pemasukan tetap ada bahkan jumlahnya besar.

Cara mengembangkan usaha untuk mempersiapkan retirement plan ini bisa dilakukan dengan menambah wawasan mengenai cara berbisnis. Selain itu, kamu juga harus pandai mengelola keuangan agar tidak semua pendapatan bisnis tersebut habis untuk kebutuhan masa kini.

5. Berinvestasi

Passive income juga bisa didapatkan dari berinvestasi. Namun jika perlu, kamu harus mencoba membangun usaha sejak dini sekaligus berinvestasi. Bentuk investasi juga banyak, mulai dari investasi properti, emas, saham, dan lain sebagainya.

Jika berinvestasi sejak dini, hasilnya akan mudah didapatkan di masa tua. Sehingga pemasukannya akan jadi lebih banyak dari berbagai sumber. Meskipun sudah tua, namun keuangan juga harus diperhatikan dan harus dipastikan cukup, bahkan jika perlu harus lebih.

Hal ini bukan karena kebutuhan di masa tua sangat banyak untuk foya – foya, namun keuangan harus diperhatikan sebagai persiapan kesehatan dan hal lainnya yang dibutuhkan orang lansia. Jumlah biaya yang diperlukan untuk kesehatan tidak sedikit sehingga perlu retirement plan.

6. Memeriksa hutang

Kamu juga harus memeriksa hutang yang dimiliki sejak masih bekerja. Jika perlu jangan sampai berhutang agar tidak memberatkan saat sudah tidak bekerja lagi. Namun jika hutang masih diperlukan untuk kepentingan darurat, pastikan semuanya sudah lunas sebelum berhenti kerja.

Memeriksa adanya hutang yang belum terbayar juga menjadi bagian dari cara mempersiapkan retirement plan. Ketika sudah tua, kamu harus tenang dengan salah satu cara yaitu tidak lagi memilik hutang tersisa.

Jika sampai selesai bekerja hutang masih belum bisa dilunasi, kamu harus berusaha melunasinya dengan mengambil dana passive income yang sudah dibentuk sebelumnya. Dari pernyataan ini, kamu pasti sadar bahwa memiliki passive income sendiri sangat penting.

7. Memiliki tempat tinggal sendiri

Kamu juga harus sudah memiliki tempat tinggal sendiri agar lebih tenang. Di masa tua jika masih kontrak rumah atau kost, tentu kehidupan jadi tidak tenang karena harus membayar sewa tahunan atau bulanan.

Memiliki tempat tinggal sendiri harusnya mudah dicapai dengan memiliki penghasilan lain selain bekerja di kantor, salah satunya adalah dengan memiliki bisnis sendiri. Itu sebabnya untuk mempersiapkan retirement plan, perlu adanya rencana berbisnis di masa depan.

8. Mengelompokkan dana

Selain itu coba kelompokkan dana sejak masih bekerja. Kebiasaan mengelompokkan dana ini tentu berdampak sangat baik bagi kamu. Misalnya saat bekerja kamu memiliki penghasilan cukup banyak, kelompokkan untuk dana tabungan, dana darurat, modal, dan untuk kebutuhan.

Dengan mengelompokkan dana, kamu jadi memiliki dana yang sudah disiapkan untuk hal – hal tertentu. Jika memiliki dana sendiri khusus untuk modal, maka dana tersebut bisa terus dikumpulkan hingga menjadi jumlah besar dan cukup untuk membangun usaha sendiri.

Untuk mewujudkan rencana pensiun yang baik, membangun bisnis sendiri sangat diperlukan. Kamu bisa bergabung dengan komunitas terbaik untuk belajar mewujudkannya. Salah satu komunitas tersebut adalah TES atau The Entrepreneur Society.

Agar dapat melakukan konsultasi serta ilmu mengenai cara membangun bisnis untuk retirement plan, coba hubungi WA Tessa 0811-9700-284 atau melalui website TES untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai Klinik bisnis kami.

TENTANG FOUNDER

Klemens B. Raharja

Klemens Rahardja is an avid start-up investor and an advocate of entrepreneurship. He has helped more than hundreds of new businesses to start and flourish, locally and internationally in their seed and startup stage as a direct investor and/or mentor and advisor. These include profit and not-for-profit organizations, privately owned businesses, and government bodies, be it from his expertise in building extensive networks, business development, or direct angel investing and venture capital.

Baca juga : 5 Jenis Dana Pensiun Pebisnis yang Wajib Kamu Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ask Us