Cara Melakukan Riset Pemasaran

Riset pemasaran adalah sebuah penelitian yang dilakukan untuk lebih mengenal konsumen. Setiap perusahaan baik kecil atau besar harus melakukan hal ini agar pemasaran bisa berjalan lebih lancar. Bahkan kegiatan ini tidak hanya dilakukan 1 atau 2 kali saja, namun beberapa kali.

Saat mendirikan usaha, kamu pasti sudah memiliki ide bisnis yang akan dijalankan. Namun tanpa strategi marketing yang hebat, ide bisnis ini belum tentu bisa berjalan lancar. Karena untuk mewujudkan tujuan perusahaan, salah satunya adalah dengan keberhasilan marketing.

Itulah mengapa setiap orang yang mendirikan perusahaan atau usaha kecil, setidaknya harus memahami cara melakukan pemasaran. Hal ini bisa dimulai dengan melakukan riset pemasaran. Kegiatan ini merupakan bagian yang cukup penting dalam menjalankan bisnis.

Kamu harus belajar bagaimana langkah – langkah melakukannya. Tanpa melakukan riset, kamu tidak akan memahami konsumen dan pasar dengan baik. Jika tidak tahu bagaimana caranya, kamu bisa memperhatikan, belajar, dan mengikuti cara melakukan riset pasar yang benar ini.

Langkah – Langkah Melakukan Riset Pemasaran

Pelatihan Manajemen Pemasaran Digital Terbaik

Penelitian bisa menjadi langkah terbaik untuk memahami sesuatu, bahkan dalam kegiatan sains pasti terdapat penelitian untuk memahami lebih lanjut terkait sesuatu. Begitu juga dengan bisnis dan usaha. Di setiap periode, karakteristik pasar dan konsumen mungkin saja berubah.

Hal inilah yang menyebabkan riset pemasaran harus dilakukan beberapa kali. Sebagai pebisnis, kamu harus paham bahwa di setiap periode tertentu, konsumen menginginkan hal yang berbeda. Keinginan mereka bisa saja dipengaruhi oleh trend atau kebutuhan yang bertambah.

Jadi, pastikan kamu melakukan langkah penelitian terhadap pasar dengan baik dan benar. Pastikan semua data yang didapatkan adalah akurat, sehingga kamu bisa merencanakan strategi yang tepat sasaran dari hasil data tersebut. Ini dia cara melakukan risetnya.

1.Menentukan tujuan riset

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuannya. Setiap pemasaran pasti memiliki tujuan, bisa berupa ingin mengetahui apa yang diinginkan konsumen, memahami kebutuhan konsumen saat ini, atau mengetahui trend saat ini.

Setiap tujuan biasanya membutuhkan cara berpikir yang berbeda untuk menentukan bagaimana riset pemasaran paling sesuai. Jika kamu bekerja sama dengan orang lain dalam bisnis, sebaiknya diskusikan dengan mereka tentang tujuan melakukan risetnya.

2. Menentukan desain yang sesuai

Setelah memahami apa saja tujuannya, kamu harus memahami bahwa ada beberapa desain penelitian. Ada dengan cara mengumpulkan kuisioner, mendata langsung dengan wawancara, atau hanya mengamati perilaku konsumen selama berbelanja.

Cara riset pemasaran yang paling populer dilakukan, paling mudah dan paling berpotensi memberikan hasil adalah dengan memberikan kuisioner. Apalagi saat ini semua kegiatan bisa dilakukan secara online, jadi kuisioner bisa dibagikan secara online.

Dibandingkan cara lainnya, menyebarkan kuisioner dianggap lebih mudah. Jika menggunakan wawancara, cara ini sedikit lebih sulit karena sangat sulit menarik orang lain untuk diwawancarai, namun dengan kuisioner orang bisa fleksibel mengisinya.

Kamu bisa meletakkan beberapa pertanyaan di dalam kuisioner. Pastikan semua pertanyaannya mewakili apa yang ingin kamu ketahui mengenai pasar, jadi para calon konsumen akan memberikan jawaban yang dapat menjadi data penting bagi bisnis.

Manfaatkan sosial media berupa tik tok, instagram, whatsapp dan lain sebagainya. Karena cara paling cepat menyebarkan suatu informasi dan lainnya adalah melalui sosial media. Bisa juga meminta bantuan teman untuk menyebarkannya kepada orang lain.

Namun bagaimana cara agar orang – orang mau mengisi kuisioner tersebut, mungkin kamu pernah berpikir bahwa cara riset pemasaran dengan menyebarkan kuisioner bisa jadi sulit, karena belum tentu orang – orang mau meluangkan waktu untuk mengisinya.

Agar orang – orang mau mengisi kuisionernya, kamu bisa menggunakan tips mudah meskipun harus mengeluarkan sedikit modal, yaitu memberikan hadiah bagi responden beruntung. Hadiahnya bisa berupa saldo e wallet, atau hadiah lainnya.

3. Mengumpulkan data

Setelah melaksanakan riset pemasaran, kamu harus mengumpulkan datanya. Jika kamu merasa belum puas dengan hasil penelitian menggunakan pengisian kuisioner, tentu saja bisa menambahkan cara penelitian lain, yaitu dengan wawancara atau lainnya.

Setelah melakukan beberapa cara riset, kumpulkan semua datanya. Jika perlu, langsung kelompokkan data tersebut berdasarkan kategori tertentu. Misalnya kamu melakukan riset dengan 2 cara, pisahkan data hasil riset A dan hasil riset B.

4. Menganalisis data

Kemudian analisis datanya, apapun cara yang digunakan untuk mengumpulkan datanya, kamu harus menganggapnya akurat dan patut dinilai. Karena pengisian kuisioner atau hasil wawancara merupakan suara dari konsumen mengenai kebutuhan dan keinginan.

Lakukan penilaian mengenai hasil jawaban dari konsumen. Pastikan memahami apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Pastikan juga kamu memahami trend pasar saat ini, karena cara paling mudah menjalankan bisnis adalah dengan mengikuti trend.

Riset pemasaran dengan mengetahui apa trend saat ini akan memberi banyak kemudahan pada bisnis. Apalagi, konsumen cenderung mengikuti trend. Tidak hanya trend fashion, namun juga trend barang – barang, trend makanan dan lainnya.

Meskipun trend biasanya tidak bertahan lama, namun kamu sudah memiliki rencana cadangan untuk melancarkan bisnis dengan mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen.

Kunci sebuah bisnis berjalan sampai seterusnya adalah dengan menjadi perusahaan penyedia kebutuhan dan keinginan konsumen. Jadi pastikan kamu sudah menyimpulkan rata – rata keinginan, kebutuhan dan trend yang ada di sekitar konsumen saat ini.

5. Membuat laporan

Setelah analisis hasil, buatlah laporan mengenai riset pemasaran. Pastikan kamu menulis laporan dengan isi yang jelas. Masukkan rangkaian proses melakukan penelitian dari awal, tuliskan apa tujuannya, desain penelitian yang dipilih, dan hasil penelitiannya.

Laporan hasil penelitian ini nantinya akan diberikan kepada tim penyusun strategi marketing jika kamu memilikinya, atau kepada atasan jika kamu bekerja di bawahnya. Jika kamu bekerja sendiri, laporan harus tetap dibuat agar lebih memudahkan nantinya.

Salah satu fungsi laporan adalah untuk lebih meringkas hasilnya. Sehingga siapapun yang membacanya akan mudah paham dan mudah mengambil keputusan. Kamu perlu memiliki kemampuan menyajikan data dengan baik dan benar dalam hal ini.

6. Mendiskusikan hasil riset

Diskusikan hasil riset dengan rekan bisnis, diskusi ini juga pasti lebih mudah dilakukan setelah ada laporan hasil riset pemasaran. Hal – hal yang harus didiskusikan adalah apa saja keinginan, kebutuhan dan trend yang banyak disebutkan oleh calon konsumen.

Dari diskusi ini, nantinya kamu dan rekan bisa mengambil kesimpulan akan mengadakan bisnis di bidang apa. Pastikan bisnis tersebut menjadi jawaban atas keinginan, kebutuhan dan trend di sekitar masyarakat. Bisnis juga harus bermanfaat bagimu.

Itulah mengapa melakukan riset pemasaran cukup penting sebelum menentukan akan membuat bisnis di bidang apa. Bisnis tidak bisa didirikan semudah itu tanpa memahami apa saja kebutuhan dan keinginan konsumen.

Pada akhirnya, bisnis selalu berhubungan dengan konsumen. Kamu harus berpikir realistis mengenai hal ini, jika ingin memiliki usaha atau bisnis dengan lancar, maka ide bisnis harus merupakan ide yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

7. Merancang ide bisnis dan strategi pemasaran

Dari hasil riset pemasaran dan hasil diskusi mengenai ide bisnis yang akan dibuat, kamu bisa mulai menjalankan bisnisnya. Jika bisnis makanan, buatlah dulu produknya. Jika bisnis asuransi, rancang dulu asuransinya, Begitupula dengan bisnis lainnya.

Pastikan ide bisnisnya bermanfaat baik bagi masyarakat dan juga bagimu. Saat membangun perusahaan atau usaha kecil, tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan. Jadi pastikan kamu bisa mendapatkan keuntungan terus menerus.

Setelah semua produk barang atau jasa sudah siap dipasarkan, pikirkanlah bagaimana strategi pemasaran paling tepat. Caranya adalah menyesuaikan strategi marketing dengan bisnis yang dijalankan. Agar strateginya dapat tepat sasaran dan berhasil.

Memahami cara riset pemasaran dengan benar akan sangat membantu dalam penjualan. Karena penelitian terhadap pasar merupakan langkah awal untuk membangun pondasi bisnis. Namun memahami langkah – langkahnya terkadang tidak cukup untuk melancarkan bisnis.

Kamu harus banyak belajar jika ingin bisnis berjalan lancar. Selain itu tambahlah relasi dan berhubungan dengan orang – orang yang sudah berpengalaman dalam bisnis. Semua ini bisa kamu dapatkan jika bergabung di komunitas bisnis terbaik seperti TES.

Bergabung di sebuah komunitas bisnis, baru – baru ini banyak dilakukan oleh pebisnis demi beberapa tujuan. Ada yang memiliki tujuan menambah relasi atau belajar hal – hal baru tentang bisnis. Namun sebelum itu, pastikan kamu sudah menemukan komunitas terbaik.

Jika kamu bingung ingin bergabung di komunitas mana yang terbaik, cobalah bergabung dengan komunitas TES. The Society Entrepeneurs merupakan komunitas terbaik untukmu belajar tentang bisnis dan bagaimana menjadi seorang pebisnis yang sukses.

Mulai dari belajar cara riset pemasaran sampai tips dan trik membangun strategi marketing bisa didapatkan disini. Kamu bisa belajar hal – hal baru dan belajar dari pengalaman pebisnis lainnya. Bahkan terdapat buku yang bisa menjadi materi dan motivasi terbaik dalam berbisnis.

Keuntungan Bergabung di Komunitas Bisnis

Cara Gabung Komunitas Bisnis Makanan Gratis

Bergabung dengan komunitas TES tentu akan memberikan banyak keuntungan untukmu. Kamu bisa mulai bergabung secara gratis di komunitas ini. Dapatkan benefit berupa akses gratis ke grup komunitas bisnis. Pasti kamu akan mendapatkan banyak relasi baru dengan orang hebat.

Fungsi relasi dalam bisnis sangatlah luas. Dengan relasi kamu tidak hanya dapat berdiskusi mengenai kesulitan dalam bisnis, namun juga bisa menjalin kerja sama dengan orang – orang tersebut. Terutama jika kamu menjadi member di TES yang disebut dengan ELITES.

Terdapat 3 jenis member ELITES, ada ELITES free, ELITES Startup dan ELITES corporate. Jika mendaftar menjadi salah satu member ELITES startup, kamu perlu mengeluarkan biaya sebanyak 1 juta. Namun ada banyak benefit mulai dari akses grup, mentoring, dan lainnya.

Jika mendaftar ELITES corporate pasti manfaatnya lebih kompleks lagi. Kamu akan mengeluarkan modal sebesar 3 juta untuk mendapatkan akses grup, akses event, mentoring, dan bahkan kerja sama dengan pihak lain untuk menjalankan bisnis.

Berbisnis dengan mudah pasti bisa dengan bergabung di TES. Selain menjadi member untuk mendapatkan banyak keuntungan, kamu juga bisa mengakses klinik bisnis. Klinik bisnis menyediakan layanan konsultasi jika kamu menghadapi kesulitan dalam menjalankan bisnis.

Dalam menjalankan usaha, pemikiran kreatif dan semangat merupakan hal yang harus. Namun bergabung dengan komunitas seperti TES juga menjadi langkah awal melancarkan bisnis. Karena di TES, kamu akan mendapatkan materi dan mentoring terbaik sampai berhasil.

Jika kamu ingin bergabung dengan komunitas ini untuk mendapatkan mentoring tentang cara memulai usaha, bagaimana cara berpikir dalam usaha. Tips riset pemasaran serta menambah relasi, segera hubungi nomor WA Tessa 0813-8963-0543 untuk informasi lanjut. Atau Jika ingin daftar langsung dengan klik tombol dibawah ini

Baca juga : Training Strategi Pemasaran untuk Pebisnis

TENTANG FOUNDER

Klemens B. Raharja

Klemens Rahardja is an avid start-up investor and an advocate of entrepreneurship. He has helped more than hundreds of new businesses to start and flourish, locally and internationally in their seed and startup stage as a direct investor and/or mentor and advisor. These include profit and not-for-profit organizations, privately owned businesses, and government bodies, be it from his expertise in building extensive networks, business development, or direct angel investing and venture capital.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ask Us